
Melonjaknya Tiket Luar Negeri: Agen Travel Kebanjiran Pelanggan Tengah Situasi Politik Dalam Negeri
Kabar Berita Indonesia , Jakarta – Melonjaknya Tiket Luar Negeri tajam dalam beberapa hari terakhir. Ini bisa terbukti dari catatan menurut Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo). Fenomena melonjaknya harga tiket ini tak hanya terpicu oleh minat masyarakat terhadap liburan. Selain alasan liburan, ketegangan politik dan kondisi keamanan turut mendorong masyarakat bepergian.. Ini memunculkan keinginan sebagian warga untuk bepergian cepat atau bahkan menetap sementara pada luar negeri.
Pauline Suharno, Ketua Umum Astindo, bilang ini merupakan tren pembelian tiket selama Travel Fair di Mal PIK Avenue pada 28–31 Agustus yang naik sangat drastis dari kebiasaan.
Baca juga : Beasiswa S1-S3 Luar Negeri Tanpa LoA 2025
“Dalam kondisi normal, masyarakat cenderung merencanakan liburan lebih awal dengan memesan tiket sejak jauh hari. Namun kali ini, banyak yang memesan tiket untuk keberangkatan segera,” ujar Pauline saat wawancara KabarBeritaIndonesia pada Minggu (31/8/2025). Fenomena tiket luar negeri yang melonjak ini menunjukkan pergeseran pola liburan.
Tiket ke Singapura dan Malaysia laku, Australia Jadi Pilihan Jangka ke depan
Berdasarkan data Astindo, destinasi yang menjadi peminat adalah Singapura dan Malaysia. Sementara Bali tetap menjadi pilihan utama untuk perjalanan domestik. Seiring meningkatnya perjalanan ke luar negeri, Australia mulai menarik minat masyarakat. Ini menjadi alternatif bagi mereka yang ingin menjauh lebih jauh dari situasi dalam negeri. Tiket luar negeri yang melonjak ini menandakan perubahan minat yang signifikan.
Menurut Pauline, tren ini mencerminkan bahwa keputusan bepergian bukan semata-mata soal rekreasi, tetapi juga ada pengaruh dari faktor sosial dan keamanan. “Ada kebutuhan mendesak bagi sebagian orang untuk segera pergi, dan itu bukan hanya karena ingin liburan,” tambahnya.
Baca juga : Demo Jakarta tidak berhenti , Massa Desak Pembubaran DPR
Penjualan Tiket Naik 27%, Tapi Kunjungan ke Mall Menurun
Selama dua hari pertama pameran (28–29 Agustus), penjualan tiket menunjukkan performa yang sangat baik. Kenaikan hingga 27% tidak seperti hari biasa. Namun, melonjaknya tiket luar negeri menyebabkan animo pengunjung sempat menurun pada hari Sabtu (30/8), yang seharusnya menjadi puncak kunjungan. Banyak pelanggan memilih untuk tidak datang ke pusat perbelanjaan karena kekhawatiran terhadap potensi gangguan keamanan.
Melonjaknya Tiket Luar Negeri membuat Industri Travel Terpukul oleh Aksi Anarkis
Pauline mengungkapkan kekecewaannya terhadap tindakan anarkis dalam sejumlah aksi protes yang terjadi akhir-akhir ini. Menurutnya, kenaikan pesat dalam penjualan tiket luar negeri menunjukkan bagaimana situasi tersebut makin memburuk. Ini kembali menghambat pemulihan sektor perjalanan yang baru mulai menunjukkan perbaikan sejak Juli lalu.
