
Brasil Gagal Tahan Bolivia di Ketinggian 4.150 Meter
Kabar Berita Indonesia , Timnas Brasil menderita kekalahan 0‑1 dari Bolivia dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Amerika Selatan di Stadion El Alto, yang berada pada ketinggian 4.150 meter. Gol tunggal Bolivia menjebol gawang Brasil untuk pertama kalinya sejak Carlo Ancelotti menjadi pelatih.
Pencapaian Mengecewakan Timnas Brasil Menjadikan Brasil Posisi Kelima
Meskipun sudah memastikan satu tempat di Piala Dunia 2026, Brasil menutup kampanye kualifikasi dengan finis kelima dalam klasemen akhir. Mereka mengumpulkan 28 poin dari 18 pertandingan, performa terburuk mereka dalam sejarah format kualifikasi yang berlaku sekarang. Brasil juga gagal meraih 30 poin sebagaimana biasanya.
Baca juga : BYD Sealion 7: SUV Listrik Paduan Performa, Gaya, Efisiensi
Kritikan Pedas dari Tokoh Sepak Bola Brasil
Komentator senior Galvão Bueno melontarkan kritik keras terhadap pihak penyelenggara pertandingan. Ia menyebut kondisi bermain di El Alto sebagai hal yang “tidak manusiawi” dan bahkan “kriminal”. Galvão menilai bahwa ketinggian, bersama faktor‑lain seperti atmosfer pertandingan, membuat Brasil tertekan sejak babak pertama.
Baca juga : Ferry Irwandi Aman, Polisi Tolak Aduan TNI
Debat soal Venue dan Tekanan pada FIFA-CONMEBOL
Presiden Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Samir Xaud, menuduh bahwa Brasil menghadapi kondisi tidak adil di Bolivia—termasuk pengaruh altitude yang ekstrem dan aspek‑non‑lapangan lain seperti pengaturan bola, tindakan suporter atau petugas, serta keputusan wasit. Xaud berencana melayangkan protes resmi kepada CONMEBOL.
Sorotan Berikutnya Timnas Brasil : Seberapa Aman dan Layak Kondisi seperti Ini?
Kekalahan ini muncul di tengah pertanyaan besar dari banyak pihak mengenai standar keamanan dan keadilan dalam pertandingan internasional di lokasi ekstrim. Apakah federasi sepak bola akan mengatur standar baru terkait adaptasi pemain dan persiapan untuk bermain di ketinggian tinggi agar tidak merugikan tim pengunjung?
Baca juga : Gibran Minim Peran, AHY Penuhi Panggung Diplomasi
