
Kabar Berita Indonesia , Suwon, Korea Selatan – Langkah pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani /Siti Fadia , harus terhenti di babak kedua Korea Open 2025. Mereka takluk dari pasangan unggulan tuan rumah, Baek Ha Na/Lee So Hee, dalam dua gim langsung di Suwon Gymnasium, Kamis (25/9/2025), dengan skor 12-21, 16-21.
Awal Buruk Warnai Gim Pertama
Apriyani/Fadia membuka gim pertama dengan kehilangan ritme permainan. Tiga kesalahan beruntun membuat mereka tertinggal 0-3 sejak awal laga. Fadia sempat menyumbang angka lewat serangan tajam, tetapi pertahanan rapat Baek/Lee sulit mereka tembus.
Upaya untuk memainkan variasi serangan malah sering terbaca lawan dan justru berujung pada kesalahan sendiri. Baek/Lee memanfaatkan situasi ini untuk unggul 11-4 saat interval pertama. Setelah jeda, pasangan Korea terus mendominasi dan memperlebar jarak menjadi 17-6.
Baca juga : MBG Sukabumi Keracunan, Ini Hasil Lab Terbaru Dinkes
Apriyani/Fadia sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 12-17, tetapi mereka kembali kehilangan fokus. Lee So Hee menutup gim pertama dengan smes silang yang tak bisa pertahanan lawan jebol, dan skor akhir 21-12 berpihak pada tuan rumah.
Sempat Imbang, Tapi Gagal Jaga Momentum
Dalam gim kedua, Apriyani/Fadia mencoba tampil lebih agresif. Mereka memperkecil ketertinggalan dari 5-10 menjadi 8-10, namun tetap tertinggal 8-11 saat memasuki interval.
Setelah interval, pertandingan berlangsung lebih ketat. Apriyani mencetak smes tajam yang membuat skor imbang 15-15, memunculkan harapan kebangkitan. Namun, Baek/Lee cepat mengatur ulang tempo permainan. Mereka kembali memimpin 19-16, sebelum Baek Ha Na mengirim smes silang yang memperbesar keunggulan.
Baca juga : Cak Imin Tegaskan MBG Aman dan Tetap Berjalan
Apriyani melakukan kesalahan pada depan net pada poin terakhir, dan pasangan Korea Selatan menutup laga dengan skor 21-16. Kemenangan ini membawa Baek/Lee melaju ke babak perempat final.
Tren Negatif Masih Berlanjut
Kekalahan dari pasangan Korea ini memperpanjang catatan kurang memuaskan bagi Apriyani/Fadia sejak mereka kembali berpasangan dalam turnamen internasional. Dalam tiga turnamen terakhir — Hong Kong Open, China Masters, dan Korea Open 2025 — mereka belum berhasil menyingkirkan pasangan unggulan sejak babak awal.
Padahal, mereka sempat mencetak kemenangan atas Baek/Lee pada Kejuaraan Dunia 2023. Namun, secara keseluruhan, rekor pertemuan menunjukkan dominasi wakil Korea Selatan, yang kini telah mengantongi lima kemenangan dari enam pertemuan melawan Apriyani/Fadia.
Baca juga : AI Bikin Orang Lebih Mudah Curang, Studi Ungkap
Evaluasi Menjadi Kebutuhan Mendesak
Melihat performa yang belum konsisten, sektor ganda putri Indonesia tampaknya perlu melakukan evaluasi menyeluruh. Apriyani/Fadia memiliki potensi besar, tetapi masih perlu membangun kembali chemistry dan ketenangan dalam menghadapi tekanan dalam pertandingan besar.
