
Kabar Berita Indonesia – Beasiswa S1-S3 Luar Negeri, Letter of Acceptance (LoA) biasanya menjadi syarat utama untuk mendaftar beasiswa S1 hingga S3. Namun, sejumlah beasiswa luar negeri yang tidak memerlukan LoA akan membuka pendaftaran mulai akhir tahun 2025. Beasiswa ini tidak hanya menanggung biaya kuliah penuh, tetapi juga memberikan tunjangan bulanan kepada para penerima. LoA merupakan surat formal dari fakultas yang memverifikasi penerimaan seseorang sebagai calon sarjana di program studi tertentu.
Namun, Pengurusan LoA harus saat proses pendaftaran untuk beasiswa S1-S3 Luar Negeri, bukan sebagai lampiran saat pengumuman penerimaan. Jika kamu tertarik, berikut tiga beasiswa luar negeri tanpa syarat LoA yang akan buka antara September hingga Desember 2025.
1. Global Korea Scholarship (GKS)
Pengajuan proses pendaftaran beasiswa GKS untuk program S1 sampai S3 akan dibuka mulai September 2025. Beasiswa ini menawarkan berbagai pilihan universitas dan jurusan Korea Selatan, yang bisa ketempuh tanpa wajib kembali ke Indonesia setelah selesai studi, cocok bagi mereka yang ingin mendapatkan beasiswa S1-S3 luar negeri.
Manfaat yang mahasiswa dapatkan:
- Tiket pesawat pulang-pergi ke Korea saat kedatangan dan kepulangan.
- Tunjangan kedatangan sebesar 200.000 KRW (~Rp2,36 juta).
- Tunjangan bulanan: mahasiswa S1 mendapatkan 900.000 KRW (sekitar Rp10,63 juta), sedangkan mahasiswa S2 dan S3 menerima 1.000.000 KRW (sekitar Rp11,81 juta).
- Penerima beasiswa menerima tunjangan riset sebesar 1.500.000 KRW (sekitar Rp17,72 juta) serta tunjangan penelitian per semester
- NIIED bersama universitas menanggung seluruh biaya kursus bahasa Korea selama satu tahun sebelum perkuliahan dimulai.
- Biaya kuliah gratis yang nanggung pemerintah Korea.
- Dana cetak tesis dan sertasi hingga 800.000 KRW (~Rp9,45 juta).
- Asuransi kesehatan dengan biaya rendah sekitar 20.000 KRW per bulan.
2. Russian Government Scholarship
Pengelola beasiswa dari Pemerintah Rusia ini membuka pendaftaran dari Oktober hingga Desember, tanpa mensyaratkan LoA. Program ini terbuka untuk jenjang S1 sampai S3. Kesempatan ini sangat tepat bagi pelamar yang ingin mencari program studi S1 hingga S3 di luar negeri tanpa harus memiliki syarat LoA.
Baca juga : Demo Jakarta yang Berkelanjutan, Massa Desak Pembubaran DPR
Cakupan beasiswa:
- Pembiayaan kuliah penuh.
- Biaya hidup selama masa studi.
Biaya yang tidak termasuk dalam pembiayaan:
- Tiket pesawat.
- Universitas biasanya mengelola asuransi kesehatan dengan biaya sekitar Rp1,2 juta hingga Rp3 juta per tahun.
- Biaya visa dan perpanjangan menjadi tanggung jawab pribadi untuk diurus.
3. Stipendium Hungaricum
Pendaftaran beasiswa Hungaria buka mulai November 2025 hingga Januari 2026. Semua calon peserta, tanpa batas usia, dapat mengikuti beasiswa ini untuk jenjang S1-S3 maupun program non-gelar. Beasiswa ini sangat cocok bagi mereka yang ingin melanjutkan studi S1-S3 luar negeri.
Fasilitas utama:
- Gratis biaya kuliah untuk semua jenjang.
- Bantuan biaya hidup sekitar HUF 43.700 (~Rp1,8 juta) per bulan.
- Bantuan akomodasi berupa asrama gratis (tergantung ketersediaan) atau dana sebesar HUF 40.000 (~Rp1,6 juta) per bulan.
- Asuransi kesehatan selama masa studi.
Baca juga : Permintaan Prmohonan Maaf DPR: Eko, Uya, dan Nafa Klarifikasi
Untuk jenjang S3:
- Uang saku bulanan sebesar HUF 140.000 (~Rp5,8 juta) untuk 4 semester pertama dan HUF 180.000 (~Rp7,5 juta) untuk 4 semester berikutnya.
- Akomodasi dan asuransi serupa jenjang lain.
Informasi ini merangkum tiga beasiswa luar negeri jenjang S1 hingga S3 tanpa syarat LoA yang pembukaannya pada akhir tahun 2025. Pastikan kamu membangun kseiapan agar tidak melewatkan kesempatan meraih beasiswa S1-S3 luar negeri sesuai jadwal pendaftaran tiap program.
