
Optimalisasi PAD Melalui Pajak Kendaraan Lokal
Kabar Berita Indonesia , Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, meminta seluruh perusahaan yang berdomisili dalam wilayah Sumut untuk menggunakan pelat nomor kendaraan BK atau BB. Ia menegaskan bahwa penggunaan pelat luar daerah oleh kendaraan operasional perusahaan menyebabkan pendapatan pajak tidak masuk ke kas daerah Sumut.
Baca juga : BCA Mobile Error Serentak, BCA Klarifikasi Masalah
Menurut Bobby, pemerintah daerah perlu mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan. Ini terutama karena dana transfer dari pemerintah pusat kini mengalami pengurangan. Ia menyebutkan bahwa langkah ini bukan hal baru dan sudah berjalan lebih dulu pada beberapa provinsi lain.
Bobby Nasution Klarifikasi Isu Razia Truk Berpelat Luar
Menanggapi isu razia kendaraan pelat luar yang viral dalam media sosial, Bobby memberikan penjelasan. Ia membantah adanya tindakan razia atau penilangan terhadap kendaraan berpelat luar Sumut saat kunjungan kerjanya ke Kabupaten Langkat pada 26–27 September 2025.
Baca juga : Prabowo Subianto Tanggapi Langsung Kasus Keracunan MBG
“Saya tidak pernah menginstruksikan razia. Saat itu, saya hanya menghentikan tiga truk untuk memeriksa tonase. Ini karena kondisi jalan provinsi Langkat sudah rusak cukup parah,” tegasnya.
Bobby menjelaskan bahwa satu dari tiga truk tersebut kebetulan memakai pelat luar Sumut. Maka dari itu, ia sekaligus menyampaikan imbauan. Himbauan untuk kendaraan perusahaan yang beroperasi dalam Sumut segera mengganti pelatnya menjadi BK atau BB.
Video Viral pada Perbatasan Aceh-Sumut
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan Gubernur Bobby menghentikan truk berpelat BL (Aceh) di perbatasan Aceh Tamiang-Langkat sempat ramai dalam media sosial. Dalam rekaman itu, permintaan Bobby kepada sopir truk untuk menyampaikan kepada pemilik armada agar mengalihkan nomor polisi ke pelat BK dan mendaftarkan kendaraan tersebut di Sumut.
Baca juga : Demensia Muncul dari Gejala Urine? Peneliti Ungkap Faktanya
Aksi itu memicu berbagai respons dari masyarakat Aceh. Namun, Bobby menegaskan bahwa beliau hanya ingin mengedukasi dan mengajak para pelaku usaha untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Sumut.
“Saya hanya ingin mengajak perusahaan yang memang berdomisili Sumut untuk ikut membangun daerah dengan cara yang benar. Salah satunya melalui pembayaran pajak kendaraan pada tempat usaha mereka beroperasi,” pungkasnya.
