
Modus Baru Penipuan Video call pada Era Digital
Kabar Berita Indonesia – BANTEN – Kemajuan teknologi digital kini memberi banyak kemudahan bagi masyarakat. Namun di balik itu muncul pula ancaman baru berupa modus penipuan yang semakin canggih. Akhir-akhir ini, masyarakat dihebohkan oleh maraknya penipuan video call deepfake. Penipuan tersebut mencatut nama selebriti papan atas Raffi Ahmad. Orang mengenal kasus penipuan video call deepfake yang melibatkan Raffi Ahmad ini sebagai penipuan video call | Raffi Ahmad | deepfake. Hal ini telah mengingatkan kita betapa waspadanya kita harus bersikap. Dalam situasi ini, masyarakat harus lebih waspada dan mengetahui ciri-ciri penipuan seperti Heboh Penipuan video call | Raffi Ahmad | Deepfake.
Penipuan Video Call Deepfake Gunakan Wajah Raffi Ahmad.
Seorang warganet menceritakan pengalamannya hampir menjadi korban. Ia menerima panggilan video dari nomor misterius. Orang dibuat terkejut ketika wajah Raffi Ahmad versi AI muncul di layar ponsel. Kemudian Sosok tersebut menyapanya dengan ramah dan bahkan menambahkan sapaan religius untuk meyakinkan dalam tipu daya lewat video call berbasis deepfake tersebut.
Dengan senyum meyakinkan, sosok palsu tersebut berkata,
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kamu dari daerah mana? Nama kamu siapa? Karena waktu saya singkat, langsung ke pokoknya saja.”
Pelaku sengaja membuat strategi ini agar korban merasa terdesak dan tidak sempat berpikir panjang. Oleh karena itu, modus modus video call palsu ini efektif menjebak. Belakangan, modus penipuan video call seperti ini semakin merebak. Termasuk yang menggabungkan penipuan video call, Raffi Ahmad, dan teknologi deepfake.
Baca juga : Jumhur Hidayat Dorong Buruh Tetap Tenang Hadapi Demo 25 Agustus
Janji Hadiah Rp100 Juta melalui Penipuan video call
Tanpa basa-basi, penipu langsung mengumumkan kabar gembira palsu. Setelah itu, deepfake tersebut mengucapkan, “Kamu barusan saya undi. Ternyata kamu keluar sebagai pemenang.”
Untuk memperkuat jebakan, penipu tak hanya mengandalkan wajah dan suara yang dimiripkan. Selain itu, mereka juga memainkan manipulasi psikologis dengan menyelipkan nasihat religius.“Setelah ini bersyukur ya, jangan lupa sedekah,” tambah sosok palsu itu. Penipu menampilkan sikap seolah peduli demi memperlancar aksi video call palsu menggunakan nama Raffi Ahmad.
Pelaku mengalihkan korban ke WhatsApp.
Setelah korban percaya, penipu mengarahkan mereka melanjutkan komunikasi lewat aplikasi WhatsApp. Di tahap inilah penipu biasanya meminta data pribadi, nomor rekening, hingga uang dengan alasan biaya administrasi untuk mencairkan hadiah fiktif. Ini semua adalah bagian dari penipuan yang melibatkan deepfake dan selebriti seperti Raffi Ahmad. Modus video call dalam penipuan ini terbukti efektif menjerat korban jika tidak hati hati.
Baca juga : Operasi Hidung Anak Zaskia Adya Mecca Jadi Sorotan
Peringatan untuk Masyarakat
Kasus ini mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Pihak tak bertanggung jawab kini semakin mudah menggunakan teknologi deepfake AI untuk melakukan penipuan. Oleh karena itu, masyarakat harus waspada terhadap penipuan yang menggabungkan video call, deepfake, dan selebriti seperti Raffi Ahmad. Penipuan video call seperti ini bisa sangat merugikan.
Penipu memilih wajah Raffi Ahmad yang dikenal dermawan bukan tanpa alasan Popularitas dan citra baik sang selebriti membuat korban lebih mudah percaya.
Jangan Mudah Tertipu Deepfake
Peristiwa ini membuktikan bahwa kita tidak bisa lagi sepenuhnya percaya pada apa yang kita lihat dan dengar. Bahkan dalam panggilan video. Pemerintah meminta masyarakat selalu memverifikasi informasi dan tidak tergiur dengan iming-iming hadiah instan.. Ini adalah bentuk penipuan video call terbaru yang menggunakan deepfake dan melibatkan nama besar seperti Raffi Ahmad. Ini mengingatkan kita untuk selalu waspada terhadap penipuan video call.