
Kontak Terakhir Putus Atas Mentewe, Tanah Bumbu
Kabar Berita Indonesia, Sebuah helikopter Estindo Air hilang yang membawa delapan orang, termasuk seorang pilot dan seorang engineer, hilang kontak pada Senin (1/9) saat melintasi wilayah Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Helikopter Estindo Air Hilang : Ada 8 orang
Helikopter tersebut mengangkut delapan penumpang, yakni Capt. Haryanto (pilot), Eng Hendra (engineer), serta enam penumpang lainnya: Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa. Mereka berangkat dari Bandara Syamsir Alam, Kotabaru pada pukul 08.46 WITA dan terjadwal tiba Bandara Palangka Raya pukul 10.15 WITA. Kejadian ini meningkatkan kekhawatiran, sehingga banyak laporan yang menyebutkan Helipkopter sejak pagi itu.
Kontak Terputus Tak Lama Usai Helikopter Mengudara
Baca juga : Pria Tertipu Wanita Cantik di Pesawat, Ternyata Istri Orang
Catatan terakhir komunikasi dengan helikopter terjadi pukul 08.54 WITA, tepat delapan menit setelah pesawat itu mengudara. Sejak momen itu, pihak AirNav kehilangan kontak sepenuhnya dengan pesawat, meskipun telah mencoba menjangkau dari Kotabaru, Banjarmasin, Balikpapan, dan Palangka Raya. Laporan resmi kontak terima pada pukul 12.02 WITA.
Respons Cepat Tim SAR: Telusuri Hilangnya Helikopter Estindo Air
Kantor SAR Banjarmasin segera membuka operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan. Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa dua helikopter milik Mabes Polri dan BNPB telah mereka kerahkan untuk menyisir wilayah udara sekitar lokasi yang terduga menjadi titik hilangnya helikopter.
Baca juga : Melonjaknya Tiket Luar Negeri, Astindo Catat Kenaikan 27%
Dua Helikopter Bergantian Menyisir Udara
Helikopter BNPB menjadi Unit pendahulu yang melakukan pencarian dari udara, Meluncur ke udara
sekitar pukul 07.50 WITA pada Selasa (2/9). Setelah itu, giliran helikopter milik Mabes Polri yang berangkat dari Palangka Raya untuk melanjutkan pencarian. Kedua tim menjalankan misi secara bergantian guna memastikan keselamatan personel selama operasi berlangsung.
140 Personel Gabungan Sisir Kawasan Darat
Selain pencarian lewat udara, sebanyak 140 personel gabungan turut menggelar operasi darat dengan menyisir wilayah seluas 27 kilometer persegi sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe. Tim terdiri dari gabungan TNI, Polri, SAR, BPBD, serta dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Harapan dan Doa dari Tim SAR untuk Helikopter Estindo Air Hilang
“Kami mohon doa dari semua pihak agar pencarian di hari kedua ini membuahkan hasil dan helikopter Estindo Air yang hilang kontak bisa segera ditemukan,” ujar Putu. Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung intensif dengan koordinasi antara tim udara dan darat.
