
Kabar Berita Indonesia , JAKARTA – Pencurian kabel lampu lalu lintas kembali terjadi di wilayah Jakarta Barat. Akibatnya, sembilan lampu merah di kawasan Green Garden, Kebon Jeruk, mati total selama tiga hari. Kepolisian menyatakan siap mengusut kasus ini setelah menerima laporan resmi dari pihak terkait.
Polisi Tunggu Laporan Resmi dari Dishub
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, menegaskan bahwa pihaknya siap menyelidiki dan menangkap pelaku pencurian kabel tersebut. Namun, hingga Jumat siang (12/9/2025), Arfan menyebut belum menerima laporan resmi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta maupun Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat.
“Kami tentu siap bertindak. Tapi sampai sekarang belum ada laporan masuk, jadi belum bisa kami proses. Siapa yang mau kami periksa kalau belum ada laporan?” ujar Arfan.
Baca juga : Temuan Batu Tersusun di Karanganyar Duga Struktur Candi Kuno
Ia menambahkan, pencurian kabel termasuk tindak pidana yang memerlukan laporan resmi dari pemilik fasilitas, dalam hal ini Dishub, sebelum bisa dilakukan penyelidikan.
Dishub Pastikan Segera Lapor ke Polisi
Kepala Unit Pengelola Sistem Pengendalian Lalu Lintas (SPLL) Dishub DKI Jakarta, Yayat Sudrajat, memastikan pihaknya akan membuat laporan ke polisi pada Jumat (12/9/2025). Saat ini, Dishub masih mendata tingkat kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan akibat pencurian.
Baca juga : 1 Menit Olahraga Cegah Kematian Dini
“Untuk lokasi Green Garden, rencananya hari ini kami buat laporan. Kami masih mendata kerusakan yang terjadi,” jelas Yayat.
Lampu Lalu Lintas Mati Selama Tiga Hari
Insiden pencurian kabel ini menyebabkan padamnya sembilan unit lampu lalu lintas di simpang Jalan Panjang menuju Jalan Pesing Kedoya. Adanya laporang lampu-lampu tidak berfungsi sejak Senin pagi (8/9/2025) dan baru kembali menyala pada Kamis (11/9/2025) setelah perbaikanoleh tim teknisi Dishub Jakarta Barat.
Pencurian Kabel Terjadi Pada Banyak Titik
Menurut Firman (40), salah satu teknisi Dishub Jakarta Barat yang menangani perbaikan lampu, pencurian kabel bukanlah hal baru. Ia mengaku kejadian serupa telah terjadi di puluhan lokasi berbeda.
“Sudah sering terjadi. Sekarang ini totalnya sudah hampir 15 sampai 20 titik yang kena. Baik kabel di bawah tanah maupun di dalam panel boks,” ungkap Firman saat ditemui di lokasi.
Para pelaku disebut tidak hanya menggali kabel dari dalam tanah, tapi juga membobol panel listrik di sisi jalan. Firman menambahkan, kabel-kabel tersebut dicuri untuk dijual karena memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.
Warga Harus Waspada dan Laporkan Jika Melihat Aktivitas Mencurigakan
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas lalu lintas. Kolaborasi antara masyarakat, Dishub, dan kepolisian dinilai penting untuk mencegah aksi pencurian serupa terulang kembali.
Baca juga : Timnas Brasil Tumbang di El Alto: Ancelotti Mendapat Kritik
