
Kabar Berita Indonesia , Jakarta – Aktris Nikita Mirzani mengaku puas dengan kesaksian para saksi ahli yang dihadirkan tim kuasa hukumnya dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjeratnya. Nikita menilai para ahli tersebut memberikan keterangan yang kuat dan relevan, serta jauh lebih berkualitas daripada saksi ahli oleh jaksa penuntut umum (JPU).
Nikita Mirzani Puji Saksi Ahli yang Hadir dari Tim Hukumnya
Usai sidang yang dalam Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (25/9/2025), Nikita menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para saksi ahli yang hadir untuk memberikan pembelaan.
Baca juga : Kejari Serang Periksa 8 Saksi Dugaan Korupsi Pemilu
“Alhamdulillah, para saksi ahli bisa hadir semua hari ini. Niki ingin mengucapkan terima kasih,” kata Nikita kepada awak media.
Ia menyebut para saksi yang membelanya memang benar-benar memiliki kapasitas dan keilmuan dalam bidangnya. “Ini baru saksi ahli yang benar-benar ahli, bukan yang sekadar ‘ahli-ahlian’. Latar belakang pendidikannya juga enggak main-main,” ujar Nikita.
Sindir Keras Ahli dari Jaksa: “Enggak Tahu, Lupa, Enggak Ngerti”
Dalam kesempatan yang sama, Nikita tak ragu membandingkan para saksi yang membelanya dengan saksi ahli yang hadir sebelumnya oleh pihak jaksa. Ia menyindir bahwa saksi dari JPU tampak tidak kompeten dan tidak menguasai materi.
Baca jiga : Prabowo Dari Kanada Terbang ke Amsterdam Lanjutkan Kunjungan
“Kalau dibandingkan dengan saksi ahli dari jaksa kemarin, ya beda jauh. Yang dari JPU itu jawabannya muter-muter. Pertanyaan apa, jawabannya itu-itu saja. Enggak tahu, lupa, enggak ngerti,” sindirnya tajam.
Optimis Hakim Pertimbangkan Keterangan Saksi Ahli
Nikita mengaku optimis bahwa keterangan para saksi ahli akan memberikan pengaruh besar terhadap pertimbangan hakim. Ia berharap majelis hakim dapat menilai kesaksian tersebut secara objektif dan adil.
“Niki senyum saja, karena mudah-mudahan saksi ahli yang hari ini bicara benar-benar Yang Mulia Bapak Hakim mendengarnya,” ucap Nikita.
Baca juga : Keracunan MBG Meluas, Presiden Instruksikan BGN
Selain itu, ia juga menekankan bahwa proses sidang berlangsung terbuka, sehingga publik bisa ikut menilai sendiri jalannya persidangan. Dengan demikian, masyarakat dapat memantau secara langsung apakah proses hukum berjalan secara adil dan transparan.
